Gue nonton film ini bareng Ghia dan Lois 2 minggu lalu di PIM 1. Alasan gue nonton sih sederhana, karena Andy Lau memerankan Zhao Yun Zilong, salah satu karakter favorit gue . Sebagai penggemar Samkok, gue kurang puas karena banyak banget yang dirubah. Seperti gue bilang ke seseorang, nonton film ini serasa baca doujinshi Samkok.
Kelemahan film ini menurut gue :
- Karakterisasi Zhuge Liang. Gue kaget Zhuge Liang bisa berbuat kesalahan begitu besar yang menyebabkan Zhao Yun terjebak. Janggal melihat perlakuan Zhuge Liang pada Zhao Yun yang merupakan kesayangan Liu Bei.
- Anak – anak Zhang Fei dan Guan Yu. Duh, bikin malu bapaknya aja. Seingat gue anak – anak mereka berdua gak sampai segitu bodohnya. -_-;;
Yang bikin gue sebel kenapa anak Guan Yu karakternya dibuat seperti itu. Padahal kematian dia dengan ayahnya cukup heroik lho kalau di buku. And Vanness Wu, GO AWAY KTHX.
- Zhang Fei yang terkesan tewas di medan perang. OH NO. Seingat gue, dia mati dengan cara konyol yang disebabkan kesalahan dirinya sendiri.
- Hubungan Liu Bei dan Zhao Yun terlihat dangkal. *gue tembak siapapun yang misinterpretasi kalimat ini*
- Tidak ada adegan Liu Bei membanting Liu Shan. Padahal ini penting untuk memperlihatkan betapa berharganya Zhao Yun di mata Liu Bei.
- Terlalu banyak pemotongan dan loncat cerita terlalu jauh.
- Cucu Cao Cao yang kalau gak salah namanya Cao Ying. Dia terkesan dibuat berdasarkan karakter Sima Yi. Dia cool, cantik, tapi ya udah, gitu doang. Gak banyak kesan. *dibunuh fans Maggie Q*
Jika ada kelemahan, pasti ada kelebihannya :
- Andy berhasil membawakan karakter Zhao Yun. Ketawanya waktu dia berhasil meninggalkan Cao Cao bikin gue merinding.
- HAMPIR TIDAK ADA ADEGAN ROMANCE. HORE.
- Adegan terakhir Zhao Yun sendirian menyerang pasukan Cao Ying sangat berkesan di mata gue.
Yah, kalau dilihat dari sisi entertainment, film ini asyik sih.
Film Three Kingdoms yang berikutnya adalah Battle of Qi Bi. Tony Leung jadi Zhou Yu, Kaneshiro Takeshi memerankan Zhuge Liang. Tadinya gue – Anne mikir ada salah casting karena Zhuge Liang dimainkan Kaneshiro. Tapi setelah cek ulang profil, ternyata cocok karena kenyataannya Zhou Yu memang lebih tua dari Zhuge Liang. Gue percaya Tony pasti bagus memerankan Zhou Yu, cuma ragu gimana Kaneshiro memainkan Zhuge Liang. Zhuge Liang itu cerdik dan licik, and I hate to say this, dia termasuk jenius dalam membuat strategi. Bisa gak Kaneshiro menunjukkan semua itu dalam aktingnya ? Zhuge Liang bisa membuat Zhou Yu merasa terintimidasi, gue khawatir ntar malahan akting Kaneshiro kebanting sama Tony. Semoga Kaneshiro gak seperti seorang aktor musikal yang ekspresinya mukanya selalu ketakutan dan bengong padahal harusnya menunjukkan wibawa sesuai tuntutan karakter. (HAY MINMIN)
Beberapa peristiwa yang bakal menarik :
- Pertemuan pertama Zhuge Liang – Zhou Yu. Zhuge Liang memancing Zhou Yu menyerang Cao Cao dengan membaca puisi mengenai ketertarikan Cao Cao pada istri Zhou Yu.
- Zhou Yu tiga kali mengalami kekalahan dari Zhuge Liang. Pertama saat ia memerintahkan Zhuge Liang menyiapkan sepuluh ribu panah dengan ancaman hukuman mati kalau gagal. Dengan cerdiknya Zhuge Liang mencuri panah milik tentara Cao Cao
- Zhou Yu merencanakan menangkap Liu Bei setelah pernikahan pemimpin Su itu dengan Sun Xan Xiang, adik perempuan Sun Quan. Zhuge Liang sudah menduga rencana Zhou Yu, menyiapkan rencana pelarian untuk Liu Bei. Ini kekalahan kedua Zhou Yu.
- Kekalahan ketiga Zhou Yu saat taktik ‘Borrow a Road to Destroy the Host’ digagalkan Zhuge Liang, bahkan pasukan Zhou Yu dikepung dari berbagai arah oleh pasukan Guan Yu, Zhang Fei, Huang Zhong, dan Wei Yan.
- Gue pengen lihat adegan Zhuge Liang mendatangi kuburan Zhou Yu sambil menangis pura – pura bersedih atas kematian ahli strategis kerajaan Wu tersebut. ^^;;
Gue gak tau seberapa jauh film ini meng-cover novel dan apa ada Sima Yi. Kalau ada Sima Yi, semoga taktik Kota Kosong diceritakan karena itu merupakan perang otak dan mental antara Zhuge Liang melawan Sima Yi. Juga harus ada adegan Zhuge Liang mengirim gaun perempuan ke Sima Yi. XDD
Ketawanya sih IMO, sama ama yang waktu dia main film jadi pembunuh sinting yang jelek itu.
BTW, abis ngedit Shura no Toki, jadi kepikiran. Itu perang pertama di filmnya, kayak perang Okehazama ya.
By: Seika on April 26, 2008
at 5:38 pm
tapi overall bagus yah filmnya?
pengen nonton banget nih.. cuma ga ada yg mo diajakin bareng
By: Melissa on April 30, 2008
at 6:14 pm
@Seika : Itu film yang mana ya ? Mungkin gue belum nonton.
Hauuuuu, perang Okehazama itu yang manaaaaa ?
@Melissa : Kalau lo cari hiburan, film ini ok kok.
By: Ryuu Nagareboshi on May 2, 2008
at 5:08 pm
Somehow i missed the point. Probably lost in translation
Anyway … nice blog to visit.
cheers, Triturate
By: Triturate on June 19, 2008
at 8:33 pm
Reply telat amat ya ^^;
Okehazama tuh awal karir perangnya Nobunaga kalo gak salah. Perang di Jepang.
By: Seika on July 16, 2008
at 6:21 am
wuah.. film ini aku mpe hampir gak konsen nontonnya soalnya jelasin awal2 sejarahnya ke temen2 ku!! HUWEEE Kejamnya mereka!!! Zhao Yun SIIP! endingnya aku nangis T_T meski emnag kalo aku liat si nggak gitu2 amat filmnya banyak yang miss! support sama kelemahan2 yang kamu tulis di atas! bener tuh! Guan Pingnya lho… er… Zhuge Liangnya juga nggak gitu2 amat ya…
By: niday on February 4, 2009
at 1:03 pm